Gubernur Jabar, Ridwan Kamil Rencanakan Moratorium Pengiriman TKW

0

BANDUNG, Voiceofjabar.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berencana melakukan moratorium pengiriman tenaga kerja wanita asal Jawa Barat ke negara-negara yang rawan setelah kabar kejadian yang menimpa Tuti Tursilawati di Thaif, Arab Saudi.

Selain itu, pemerintah akan mengembangkan program satu desa satu perusahaan agar warga Jabar bisa mendapatkan pekerjaan tanpa harus pergi ke luar negeri.

Hal itu diungkapkan Ridwan Kamil ketika menyampaikan belasungkawa terhadap Tuti Tursilawati, salah seorang TKI asal Majalengka yang dieksekusi mati di Arab Saudi Senin 29 Oktober 2018.

“Saya turut berduka cita dan menyesalkan karena pemerintah Arab Saudi tidak memberitahu pemerintah akan mengeksekusi. Saya kira pemerintah (pusat) harus ambil sikap dan sigap atas masalah ini. Kepada keluarga yang ditinggalkan, mohon kesabaran. Saya akan cari waktu untuk bersilaturahmi ke sana,” ujar Ridwan Kamil ketika ditemui di Kantor LEN, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu 31 Oktober 2018.

“Langkah jangka panjangnya moratorium, tidak boleh kirim tenaga kerja wanita keluar negeri yang rawan seperti ini,”kata dia.

Di sisi lain, Ridwan Kamil akan meningkatkan kemandirian desa dengan program satu desa satu perusahaan supaya warga bisa memiliki pekerjaan.

“Zaman saya jadi Gubernur, perusahaan-perusahaan akan didirikan sehingga mereka tidak berkesusahan tanpa harus pergi keluar negeri” tutur dia.

Untuk menegaskan hal itu terkait dengan moratorium maupun satu perusahaan satu desa, Ridwan Kamil menegaskan, dia akan merumuskan hal itu dalam Perda yang tengah dikaji.

“Saya sedih (kalau ada kejadian seperti yang menimpa Tuti Tursilawati), kita harus naik kelas (sebagai TKI) beri saya waktu,” ucap dia.

Sumber : pikiran-rakyat.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here