Fadly Zon: Perppu tentang Ormas Memancing Perlawanan Rakyat

0

Jakarta, Voiceofjabar.com – Wakil Ketua DPR RI Fadly Zon meyakini sebagian besar masyarakat kecewa dengan penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) 17/213 tentang ormas. Bahkan lebih dari itu, kata dia, telah memancing rakyat untuk melawan pemerintah.

“Perppu itu terkesan melarang masyarakat untuk berserikat padahal (bersarikat) sudah diatur dalam UUD 45,”tandasnya dalam diskusi bertajuk “Cemas Perppu Ormas” di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/7).

“Ini berpotensi tidak baik, membuat rakyat melawan pemerintah,”tambahnya.

Menurutnya, Perppu hanya dipersilahkan kala negara dalam kondisi genting alias darurat. Padahal situasi negara saat ini tidak menampakkan gelagat terpecah gara-gara kehadiran ormas tertentu. Lebih tepat jika Perppu diterbitkan di sektor lain yang memang butuh sentuhan cepat. Seperti sulitnya lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Kalau Perppu ini (ormas) ibarat yang sakit salah dikasih obat dan salah diagnosa. Tidak tepat,”katanya.

Sebagaimana diketahui, Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Oganisasi Kemasyarakatan langsung berlaku setelah ditandangani Presiden Joko Widodo pada Senin (10/7/2017) lalu.

Perppu ini mengubah sejumlah isi dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang ormas.

Dengan Perppu, maka pemerintah bisa langsung membubarkan ormas yang dianggap anti-Pancasila melalui mekanisme pengadilan.

Pemerintah pun diminta segera memanfaatkan momentum berlakunya Perppu ini dengan membubarkan ormas Hizbut Tahrir Indonesia atau ormas lainnya yang dianggap anti-Pancasila. (zum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here