Eks Bupati Tasik Lolos dari Jeratan Kasus Hibah

0

Bandung, Voiceofjabar.com
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar telah menunjuk tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang terdiri atas sembilan jaksa untuk mengusut perkara Korupsi dana hibah & bansos di Kabupaten Tasikmalaya 2017.

Bahkan Tim PJU telah membidik 15 orang saksi untuk kasus tersebut. Namun nama Mantan Bupati Tasik, Uu Ruzhanul Ulum tidal termasuk di dalamnya. Tim JPU menilai belum cukup bukti untuk menghadirkan Uu sebagai saksi.

“Karena tidak ada unsur keterlibatannya dalam perkara itu,” kata Andi Adika Wira, Koordinasi JPU Kejati Jabar.

Dia mengemukakan, berdasarkan Permendagri Nomor 14 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Permendagri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bansos yang Bersumber dari APBD, mengatur soal peran administrasi kepala daerah dalam penyaluran dana hibah.

Pasal 14, ujar dia, kepala daerah menetapkan daftar penerima hibah melalui sebuah keputusan. Daftar itulah yang menjadi dasar pemberian dana hibah. Namun, dalam pengucuran dana hibah dan bansos 2017, Uu tak dilibatkan.

“Mekanisme penganggarannya semua ada di Sekretaris Daerah (Abdul Kodir) selaku Ketua TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah),” ujar dia.

Diketahui, dalam perkara korupsi yang dana hibah dan bansos yang diperkirakan menyebabkan kerugian Rp3,9 miliar tersebut, Polda Jabar menetapkan sembilan tersangka. Kesembilan tersangka adalah Sekda Abdul Kodir, Kabag Kesra Maman Jamaludin, Sekretaris DPKAD Ade Ruswandi, Endin (staf Irban Inspektorat Daerah), Alam Rahadian Muharam dan Eka Ariansyah (ASN di Bagian Kesra Setda Pemkab Tasikmalaya).

Sedangkan tiga tersangka lainnya merupakan warga sipil atau non-ASN, yakni Lia Sri Mulyani, Mulyana, dan Setiawan.

“Hari ini kami sudah terima pelimpahan sembilan tersangka dari penyidik Polda Jabar. Mereka (para tersangka) ditahan selama 20 hari ke depan untuk keperluan penyidikan di Kejati Jabar,” pungkas Andi.

Sindonews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here