Dua Warga Garut Tiba-Tiba Dibacok Gerombolan

0

Garut, Voiceofjabar.com – Dua warga ditemukan bersimbah darah dibacok di Jalan Gagak Lumayung Kampung Sukaregang RT04/16 Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut kota, Kabupaten Garut. Satu di antaranya pelaku, yang senjatanya berhasil direbut korban.

Korban pembacokan adalah Abdul Halim (43) warga Kampung Sukaregang RT04/16 Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Abdul mengalami luka sayat dan bacokan di bagian Kepala, tangan, dan kaki. Sementara Yayan Yanwar (33) warga Kampung Cihaur RT02/09 Desa Lebak Agung, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut menderita luka sayat dan bacokan di bagian kepala.
Menurut keterangan saksi, Agus Gunawan (47) dan Harim Somantri (34), keduanya warga Kampung Sukaregang RT03/16 Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut kota, Kabupaten Garut, mengatakan, Korban Abdul dan Yayan sedang berboncengan dipanggil oleh pelaku yang berjumlah  lima orang. Abdul pun turun menghampiri dan langsung dianiyaya oleh pelaku.

Yayan, kata saksi, yang melihat kejadian tersebut menghampiri Abdul, namun para pelaku dan malah menganiaya Yayan dengan cara dibacok. Akan tetapi pada saat kejadian, Yayan melakukan perlawanan dengan merebut senjata tajam milik pelaku dan membacokan kembali senjata tajam tersebut kepada pelaku.

Saksi Agus, korban Yayan melarikan diri untuk meminta bantuan, hanya ketika kembali Abdul Halim sudah dalam keadaan tergeletak di tempat kejadian, dan langsung membawanya ke RSU dr. Slamet untuk dilakukan perawatan Medis.

“Setelah terdengar teriakan kemudian tetangga langsung ramai menghampiri. Tapi kondisi Pak Abdul sudah jatuh tersungkur bersimbah darah,” kata Agus, saksi mata, kepada polisi.

Kapolsek Garut Kota, Kompol Uus Susilo, saat dihubungi mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (03/09/2017) dinihari. Polisi telah menangkap beberapa orang pelaku bernama Rudi (30), Baim (37), Hendra (40), dan kini tengah memburu pelaku yang kabur lainnya.

“Kami telah mengamankan beberapa barang seperti satu buah cerurit tanpa gagang dan satu buah sarung golok yang diduga digunakan menganiaya korban. Saat ini korban masih dirawat di rumah sakit,” jelas Kapolsek.

Hingga berita ini dimuat, polisi belum menginformasikan modus dan motif penganiayaan itu. (yef)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here