DPRD Jabar Prihatin banyak Kepala Daerah Terciduk

0

BANDUNG, Voiceofjabar.com – Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari menyatakan prihatin atas banyaknya kasus korupsi yang menimpa beberapa kepala daerah di Jawa Barat.

Terbaru, Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK dilakukan terhadap Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar atas kasus dugaan korupsi pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur.

Sebelum Irvan, KPK menciduk mantan Wali Kota Cimahi Atty Tochija, Bupati Subang Imas Aryumningsih, Bupati Bandung Barat Abubakar, Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin, dan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra

“Sangat prihatin ya, kami sangat prihatin atas itu,” kata Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, di Gedung DPRD Jabar di Kota Bandung, Kamis (13/12).

Ineu mewanti-wanti agar seluruh kepala daerah di Jawa Barat khususnya lebih bersih dalam menata segala bentuk kebijakan di daerahnya sebagai langkah pencegahan dini terhadap terjadinya praktik korupsi. Terutama dalam hal menyangkut anggaran yang sangat resisten.

Kendati demikian, sambung Ineu, pencegahan tersebut harus dilakukan secara kolektif di semua tingkatan satuan kerja. Dalam arti pencegahan hadir dalam sebuah sistem. Tidak bisa hanya dari aspek individu semata.

“Berarti kalau ada OTT lagi, maka perlu ada upaya pencegahan dini terkait hal-hal perizinan, mutasi rotasi, masalah kegiatan, ke depan supaya terkait dengan pencegahan, pencegahan lebih banyak dilakukan,” kata dia.

Ineu menuturkan seharusnya ada tim pengawas khusus yang diturunkan KPK atau pihak terkait saat eksekutif dan legislatif bertemu membahas sebuah hal seperti tentang pembahasan anggaran.

“Pencegahan itu, selalu pada ikut dari awal perencanaan pembahasan ada tim pencegahan maka itu akan lebih enak kan. Jadi kita lebih terantisipasi awal,” kata dia.

Berdasarkan penuturan KPK dan Kementerian Dalam Negeri, kata Ineu, wilayah paling rawan korupsi di pemerintahan adalah urusan terkait perizinan, rotasi dan mutasi. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here