Disnakan Ciamis Awasi Jajanan Anak Sekolah

0

Ciamis, Voiceofjabar.com – Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis mengambil langkah preventif terhadap peredaran produk jajanan anak sekolah. Terutama jajanan yang berbahan ternak dan ikan seperti otak-otak, usus crispy, nugget, baso, sosis dan lainnya.

Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Kabupaten Ciamis, drh. Asri Kurnia MP menjelaskan bahwa pihaknya telah dan sedang melakukan upaya-upaya antisipasi terhadap beredarnya produk jajanan anak yang membahayakan kesehatan tersebut.

Beberapa indikasi jajanan yang diawasi mulai dari pengolahan produk yang disinyalir menggunakan bahan kimia berbahaya seperti formalin, boraks, zat pewarna dan zat pengawet. Termasuk mengawasi fisik produk yang tidak steril dari cemaran mikroba dan mikroorganisme dalam pengolahannya.

“Takutnya karena pengolahannya tidak steril, cemaran mikroba, jamur dan yang lainnya bisa bahaya bagi kesehatan anak kalau tidak kita awasi. Biasa diare, keracunan atau kanker,”katanya kepada voiceofjabar, Rabu.

Sejauh ini, kata dia, pihak dinas telah menggelar pengawasan dan sosialisasi dan pengawasan di Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah di beberapa kecamatan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Peternakan & Perikanan Kabupaten Ciamis, Otong Bustomi menegaskan upaya pengawasan tersebut dalam rangka mempersiapkan pangan hewani yang Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH) bagi masyarakat terutama anak-anak.

Pengawasan tersebut dilakukan di tiap rantai mulai dari produksi, tempat pemotongan, tempat pengolahan, tempat packaging hingga ke konsumen akhir. Jika tak diawasi, dikhawatirkan sang produsen dengan mudah memanipulasi produknya dengan zat-zat berbahaya.

“Karena pangan hewani itu kaya protein, nutrisinya banyak. Jadi jika dalam pengolahannya terkontaminasi oleh zat-zat berbahaya, itu sudah tidak sehat lagi. Makanya kita lakukan pengawasan,”tandasnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here