Dikira Turis, 8 WNA Diamankan di Pangandaran

0

Tasikmalaya, Voiceofjabar.com – Tujuh orang warga asing asal Nigeria dan satu orang asal Kuba diamankan oleh pihak Kantor Imigrasi Kelas II Tasikmalaya.

Mereka diamankan dari daerah Kecamatan Sidomulih, Kabupaten Pangandaran karena sudah tiga bulan tidak angkat kaki. Mereka ngontrak di kawasan Pananjung.

Infomasi tersebut didapatkan dari warga setempat. Warga mengira mereka turis yang hendak berwisata di Pangandaran.

“Karena khawatir melakukan kegiatan ilegal, warga akhirnya lapor polisi dan diteruskan kepada kami,” kata Kepala Sub Seksi Pengawasan Keimigrasian, Kantor Imigrasi Kelas II Tasikmalaya, Sarial, di Kantor Imigrasi Tasikmalaya, Kamis (12/9/2019).

Setelah diperiksa, ternyata mereka tidak memiliki dokumen resmi. Salah satu dari mereka punya paspor tapi sudah kadalauarsa.

Mereka tinggal di Pangandaran dalam rangka mengekspor pakaian khas Indonesia ke negara mereka.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak kedutaan masing‑masing terkait administrasi kependudukannya. Tapi kemungkinan kedelapan WNA ini akan dideportasi karena juga sudah over stay,” ujar Sarial ditulis tribunjabar.id.

Kedelapan WNA itu juga sudah menjalani pemeriksaan di Badan Narkotika Nasional (BNN) Ciamis dan dinyatakan negatif pengguna narkoba serta tidak terkait jaringan peredaran narkoba internasional.

“Sambil menunggu proses lebih lanjut, kedelapan WNA asal Nigeria dan Kuba ini tinggal di sel kantor imigrasi,” kata Sarial. (ty)

Foto:, tribunjabar.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here