Di Tasikmalaya, Dedi Mulyadi Beri Modal Tukang Kupat Tahu

0

Tasikmalaya, voiceofjabar.com – Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menggelar Safari Budaya Nada & Dakwah di Lapangan Yogaswara, Cineam, Tasikmalaya, Rabu malam (07/02). Seperti biasa, Dedi dan rombongan menyapa masyarakat dengan sajian petuah-petuah kesundaan dan keislaman yang dibalut dengan jenaka.

Di sela sajian itu, Dedi tiba-tiba mengajak salah seorang penonton ibu-ibu naik ke panggung. Ibu itu namanya Ilah usia 60 tahun. Profesinya jualan kupat tahu di pasar Terminal Karang Layung, Cineam Tasikmalaya.

Dedi pun berdialog dengan ibu itu perihal kesehariannya. Ibu Ilah bercerita bahwa ia tinggal berdua dengan ibunya yang sudah renta, usia 90 tahun. Untuk menyambung hidup, tak ada usaha lain selain mengandalkan jualan kupat tahu.

Ia mengaku hanya dapat meraup laba kotor sebesar Rp200.000,- per hari. Itu pun ia berjualan mulai pukul 05.00 subuh sampai pukul 16.00 sore. Setiap hari.

Merasa iba dengan kondisi ibu Ilah, Dedi pun terpanggil untuk membantu memberikan modal usaha. Segenap jajaran pengurus Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya pun ikut
rereongan (patungan). Terkumpulah uang total sebanyak Rp8 juta diberikan spontan kepada Ibu Ilah.

“Alhamdulilah, haturnuhun Ya Allah. Mugia sing kagentosan nu langkung-langkung. Pak Dedi haturnuhun. Sing hasil pamaksadan,”ucapnya seraya diiringin tetesan air mata.

Menyikapi potret kehidupan masyarakat yang seperti itu, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kondisi tersebut merupakan realitas kehidupan yang harus segera diselesaikan.

Kemampuan keuangan negara seyogyanya mulai diarahkan pada upaya perlindungan masyarakat miskin. Upaya perlindungan tersebut, kata dia, tidak akan terjadi kalau sistem pembangunannya berjalan tidak baik.

“Menurut pandangan saya pembangunan itu fokus awal ke infrastruktur sampai tuntas. Setelah itu kan uangnya di periode berikutnya kan gak dipakai lagi. Nah uangnya itu diarahkan untuk perlindungan kesejahteraan masyarakat,”tandasnya.

“Kalau pembangunan hanya tambal sulam terus, uangnya dihabisin terus ya gak bakal bisa ngurus rakyat miskin,”tambahnya. (ty)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here