Deklarasi Damai Ojeg Online & Ojeg Pangkalan Kota Banjar

0

KOTA BANJAR, voiceofjabar.com – Para pelaku transportasi di Kota Banjar baik yang berbasis online maupun konvensional, melakukan deklarasi Layanan Transportasi Damai bertempat di Alun-alun Kota Banjar, belum lama ini.

Deklarasi yang difasilitasi Pemkot Banjar dan Polresta Banjar tersebut dihadiri ratusan anggota kedua komunitas pelaku transportasi tersebut.

Hadir dalam kegiatan Deklarasi tersebut, Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, Kapolres Banjar AKBP Matrius, Setda Ade Setiana, Kasat Lantas Fredy, serta jajaran OPD Kota Banjar.

Ketua Komunitas Layanan Transportasi Konvensional Kota Banjar, H. Yoyo mengatakan, pihaknya siap bekerjasama dengan Komunitasi Layanan Transportasi Online.

“Kami siap bekerjasama dengan teman-teman dari online. Kami siap melayani masyarakat dengan profesional dan dalam suasana damai,” kata H. Yoyo kepada wartawan usai deklarasi.

Komitmen yang sama disampaikan Ketua Komunitas Layanaan Transportasi Online, Triyono. Pihaknya pun menyatakan siap menjalankan kesepakatan yang sudah disetujui oleh kedua komunitas.

“Kami dari layanan transportasi online, bersama kawan-kawan dari layanan transportasi konvensional siap melaksanakan kesepakatan-kesepakatan yang sudah disetujui bersama,” ucap Triyono.

Dalam deklarasi,  ada beberapa hal yang disepakati kedua komunitas tersebut.

Kesepakatan yang diberikan komunitas layanan transportasi berbasis online, pertama, bersedia hanya akan mengambil penumpang berdasarkan zonasi, dengan radius 300 meter dari pangkalan ojeg.

Kedua, bersedia mengenakan atribut layanan transportasi online saat beroperasi.

Ketiga, berjanji membatasi kendaraan yang operasional setiap harinya, untuk R4 20 unit dan R4 50 unit.

Dan kedua belah pihak juga sepakat, tidak akan melakukan kegiatan atau gerakan yang bersifat agitatif maupun provokatif yang dapat mengganggu suasana kondusifitas kewilayahan.

Dan kedua belah pihak siap menerima tindakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku apabila melakukan pelanggaran atas kesepakatan yang telah disetujui.

Walikota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih dalam amanatnya meminta kepada komunitas layanan transportasi konvensional dan online untuk saling bersinergi di lapangan dalam melayani masyarakat yang membutuhkan jasa transportasi.

“Jangan saling sikut di jalan. Kan, sama- sama mencari nafkah buat keluarga. Saya berharap yang online dapat bersinergi dengan yang konvensional,” ucap walikota.

Walikota pun berjanji akan menjaga ketersediaan BBM jenis premium bagi kedua komunitas tersebut.

“Pemerintah Kota siap mempasilitasi ketersediaan BBM jenis premium bagi angkutan umum pada SPBU terdekat dengan pusat layanan Transportasi,” janji Walikota.

Selain itu, Walikota juga siap mempasilitasi penertiban penggunaan aplikasi layanan Transportasi berbasis Online di wilayah kota Banjar.

Dan juga akan melakukan penataan Transportasi perkotaan yang bermaslahat untuk seluruh umat.

Sedangkan Kapolres Banjar AKBP Matrius dalam sambutanya mengatakan siap melakukan operasi penertiban secara berkala terhadap keberadaan kendaraan pribadi (plat hitam) yang dipergunakan sebagai angkutan umum.

Siap memberikan tindakan hukum bagi pelanggaran aturan sesuai ketentuan yang berlaku dengan tidak pilih kasih.

Siap untuk memberikan pembinaan terhadap transportasi demi terjaganya suasana Kamtibmas yang Kondusif.

“Kita harus sama-sama menjaga kondusifitas di Kota Banjar. Jangan sampai terjadi konflik horisontal antara (komunitas layanan transportasi) online dengan konvensional, seperti terjadi di daerah lain,” pesan Matrius.

“Polri tidak akan berpihak kepada salah satu pihak dan Polri mengayomi terhadap semua pihak,” ujar Matrius. (AM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here