Dana Desa Besar, Kadis DPMD Garut: Masyarakat desa harus dikuatkan

0

Garut, Voiceofjabar.com – Dalam rangka peningkatan mutu dan kualitas perangkat desa dan pemberdayaan masyarakat,  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut berencana mematangkan penguatan kelembagaan serta meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia.

“Tahun 2018 yang akan datang kita ada penguatan masyarakat sesuai dengan Uu desa No 6 untuk menyimbangkan pemerintahan desa. Karena banyak bantuan ke desa yang jumlahnya cukup besar,”kata Kepada Dinas DPMD Garut, Jajat Darajat kepada VOJ di ruang kerjanya, Rabu, (05/07).

Rencana itu dimaksudkan agar pengelolaan dana desa tepat sasaran. Tidak melenceng dari relnya. Sehingga imbasnya, ujar dia, masyarakat langsung bisa merasakan hasilnya di semua lini.

“Peningkatan kapasitas SDM ini  supaya kelembagaan tahu seluruh bantuan itu dan dimanage sesuai dengan SDM-nya. Kita kasih pemahaman.  Masyarakat desa harus dikuatkan,”jelasnya.

Penguatan SDM sendiri, kata dia, adalah dengan pemanfaatan paralegal atau sekalangan penduduk desa yang memiliki kapasitas manajemen yang baik di bidangnya. Misal ada sarjana-sarjana dari berbagi disiplin ilmu yang menetap desa tersebut.

“Mereka ini bisa menjadi potensi desa bisa atau jadi aset desa. Dipakai oleh desa terkait apa yang harus dilakukan oleh pemerintah desa untuk kemajuan desa itu sendiri,”katanya.

Selain itu, pihak dinas sendiri, sambung Jajat, akan memfasilitasi masyarakat dengan pelatihan-pelatihan keterampilan dan sarana penunjang lainnya guna menanamkan pemahaman terkait memuluskan program yang akan digarap. Setelah itu masyarakat dapat mandiri dalam berkreasi. Berkolaborasi dengan pemerintah desa.

“Setelah kita latih kita beri sarana nanti menjadi pengembangan di desa. Mereka (paralegal) itu memberi contoh agar partisipasi masyarakat tumbuh dan mandiri,”katanya.

Ia mencontohkan bahwa Kabupaten Garut pernah empat kali menjadi juara tingkat provinsi dalam gotong royong desa. “Ini adalah bukti adanya kontribusi kerja seluruh unsur di lembaga desa,”katanya.

“Harapan ke depan dapat mempertahankan prestasi itu. Apalagi sekarang lembagai ini sudah menjadi dinas. Makanya kita akan memberi pemahaman perangkat desa terhadap peraturan yang berlaku dan  pembinaan pengetahuan tentang regulasi pelaksanaan pemerintahan desa,”pungkasnya. (yef)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here