CSRC UIN Jakarta Gelar Training Literasi Keagaamaan di Tasikmalaya

0

Tasikmalaya, Voiceofjabar.com – Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta bekerjasama dengan PMU CONVEY Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkomitmen untuk ikut membantu menciptakan tatanan kehidupan yang lebih damai, sejuk, toleran, dan anti kekerasan di negeri ini.

Sebagai salah satu upaya merealisasikannya adalah dengan menjalankan sebuah program “Pelatihan Literasi Keagamaan untuk Takmir Masjid, Imam, dan Khatib”.

Program ini merupakan upaya CSRC UIN Jakarta dan PMU CONVEY PPIM UIN Jakarta dalam rangka meningkatkan kontribusi dan peran penting takmir masjid, imam, dan khatib dalam upaya mendorong moderasi Islam di Indonesia melalui dakwah yang sejuk Islam rahmatan lil alamin, pro perdamaian, mengedepankan musyawarah, toleransi, dan anti kekerasan.

Para takmir masjid, imam, dan khatib yang akan terlibat dalam program pelatihan ini diharapkan dapat membantu mempromosikan persatuan dalam umat Islam, mencegah terjadinya kekerasan, memediasi konflik antara masyarakat dan kaum Muslim, dan selanjutnya, mempromosikan Islam sebagai agama yang meneduhkan dan mencerahkan bagi sekelilingnya. Pendekatan pelatihan akan bersifat interdisipliner dan antar budaya.

Tujuannya adalah untuk memperkuat pengembangan kapasitas takmir, imam, dan khatib sebagai aktor yang dapat berperan dalam membantu penyebarluasan pengetahuan dan perspektif yang lebih moderat sambil menghubungkannya dengan setiap isu dan wacana kontemporer di lingkungan masjid dan sekitarnya, baik dalam konteks teologis, kebangsaan, maupun kewargaan.

Termasuk juga memperkuat peran mereka sebagai pengelola masjid dalam mengembangkan atmosfer yang lebih positif, moderat dan bernuansa milenial.

Dalam mengawali program ini dan guna memastikan kualitas pelaksanaan program dari sejak awal sampai akhir, hingga saat ini CSRC UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah melaksanakan serangkaian kegiatan penting.

Pertama, workshop desain program. Kedua,  assessment literasi keagamaan takmir masjid, imam, dan khatib di 7 kota lokasi pelatihan: Banda Aceh, Palembang, Jakarta, Garut & Tasikmalaya, Ambon, Manado, dan Mataram, selama Juli 2018.

Ketiga, workshop pengembangan modul pelatihan. Keempat, penyusunan dan penulisan modul pelatihan literasi keagamaan untuk takmir masjid, imam, dan khatib.

Literasi Keagamaan untuk Takmir Masjid, Imam, dan Khatib yang melibatkan 35 takmir masjid, imam, dan khatib dari 7 kota, dengan tujuan membekali pengetahuan dan keterampilan mereka untuk menjadi trainer.

Hasilnya, 35 takmir masjid, imam, dan khatib tersebut telah siap menjadi TRAINER di kota masing-masing.

Terkait dengan hal tersebut di atas, sebagai tindaklanjut dari serangkaian kegiatan dalam program ini, saat ini CSRC UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bekerjasama dengan Mitra Lokal di Tasikmalaya, yakni Yayasasn Al-Misbah Al-Mukhtariyah Tasikmalaya, sedang mempersiapkan dan akan melaksanakan Pelatihan Literasi Keagamaan untuk Takmir Masjid, Imam, dan Khatib.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan wawasan dan pengetahuan para takmir masjid, imam, dan khatib tentang literasi
keagamaan yang sejuk, damai, moderat, toleran, anti kekerasan, dan bernuansa milenial, serta diharapkan juga mampu membekali mereka dengan keterampilan penyampaian materi-materi tersebut dalam kegiatan dakwah yang dijalani.

Kegiatan ini akan melibatkan 30 takmir masjid, imam, dan khatib di Tasikmalaya dan sekitarnya sebagai PESERTA AKTIF, dengan mempertimbangkan komposisi peserta 10 perempuan dan 20
laki-laki, berusia antara 25-35 tahun dengan tingkat pendidikan minimal Strata-1.

TUJUAN
1. Meningkatkan wawasan dan pengetahuan takmir masjid, imam, dan khatib tentang literasi keagamaan yang damai, moderat, toleran, anti kekerasan, dan bernuansa milenial.
2. Melatih dan membekali keterampilan takmir masjid, imam, dan khatib tentang
materi dan teknik-teknik fasilitasi literasi keagamaan dengan pendekatan
partisipatoris.
3. Mendiskusikan isu aktual tentang literasi keagamaan dan sosial kemasyarakatan di masjid dan lingkungan sekitar.
OUTPUT
1. Meningkatnya wawasan dan pengetahuan takmir masjid, imam, dan khatib tentang literasi keagamaan yang damai, moderat, toleran, anti kekerasan, dan bernuansa milenial.
2. Diharapkan dari pelatihan ini dapat menghasilkan takmir masjid, imam, dan
khatib yang dapat menyampaikan materi literasi keagamaan kepada jama’ahnya
dengan pendekatan partisipatoris.
3. Terumuskannya isu aktual tentang literasi keagamaan dan sosial kemasyarakatan di masjid dan lingkungan sekitar. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here