Catatan Mendagri sebelum RK Pindahkan Ibukota

0

Jakarta, Vooceofjabar.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumulo mempersilakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memindahkan ibu kota Jawa Barat.

“Ini kan negara yang demokratis. Jadi Silakan, soal gubernur, bupati, wali kota punya ide punya gagasan kan boleh-boleh saja,”katanya di Jakarta melansir liputan6.com

Kendati demikian, Tjahjo meminta gubernur agar mempersiapkan segala sesuatunya secara matang sebelum niat itu ditunaikan. Seperti mempersiapkan lahan dan menginventarisir aset dengan baik.

Tak lupa, politisi PDIP itu juga meminta gubernur tidak mengambil keputusan sepihak. Menurutnya, gubernur harus melibatkan DPRD dalam membahas wacana ini. Sehingga ada keseimbangan pemikiran dalam pengambilan keputusan.

“Diusulkan dalam rapat dengan DPRD dan sebagainya. Ini baru diusulkan, sah-sah saja, namanya usul,” tandasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bakal mengkaji tiga wilayah yang berpeluang menjadi ibu kota provinsi yang baru. Ketiga wilayah tersebut yaitu Rebana (Cirebon, Patimban, Majalengka), Tegalluar (Kabupaten Bandung) dan Walini (Kabupaten Bandung Barat).

Ridwan Kamil mengaku serius mengkaji peluang pindahnya ibu kota Jabar dari Kota Bandung. Emil, mengatakan kajian tersebut sudah masuk dalam Perda Perubahan atas Perda Jabar Nomor 22 Tahun 2010 tentang RTRW Jabar Tahun 2009-2029.

“Kemarin, RTRW Jawa Barat sudah disahkan untuk sampai 2029. Di dalam RTRW, Rebana sudah masuk, penataan jalur-jalur transportasi sudah masuk, termasuk persetujuan pemindahan ibu kota pemerintahan untuk dikaji dulu di beberapa lokasi,” kata Ridwan Kamil, Kamis (29/8/2019). (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here