Catatan Krusial DPRD & KPU Jabar Jelang Pileg & Pilpres 2019

0

 

Bandung, Voiceofjabar.com – DPRD Provinsi Jawa Barat bersama KPU Jawa Barat sepakat menjalin sinergitas menyongsong pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2019 mendatang.

Kedua instansi tersebut menyepakati beberapa catatan penting setelah melewati pembahasan yang cukup serius. Di antaranya soal Daftar Pemilih tetap (DPT).

Oleh karena itu, kedua pihak akan terus melakukan pengawasan intensif berawal dari koordinasi dengan pihak Disdukcapil sebagai leading sector perekaman e-ktp yang mana hal itu merupakan syarat mutlak.

“Kita akan melakukan pengawasan termasuk dalam rangka penetapan DPT. Kami akan meyakinkan kepada Disdukcapil apakah mereka mampu menyelesaikan perekaman KTP di Jawa Barat untuk pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019,”kata Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari  saat menerima kunjungan silaturahmi Pimpinan KPU Jawa Barat bertempat di Ruang Kerja Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, di Bandung belum lama ini.

Ineu menambahkan, perlu ada kerja sama KPU dengan DPRD untuk mensinergikan beberapa kendala yang terjadi di lapangan seperti yang terjadi di kelompok komunitas adat, kemudian di kelompok lapas di Jawa Barat.

“Ke depan bersama-sama kita lakukan upaya untuk melancarkan pelaksanaan Pileg dan Pilpres. Dalam rangka sosialisasi yang harus terus dilakukan. Nanti pencoblosan ada lima surat suara sehingga harus ada sosialisasi ke daerah-daerah, Jawa Barat ini cukup luas dengan 137 ribu lebih TPS perlu ada sosialisasi secara merata, tidak bisa melakukan pengawasan dengan cara sampling,” ujar Ineu.

Lebih lanjut Ineu menegaskan, pihaknya meminta kepada KPU untuk mengantisipasi munculnya sekecil apapun komplain dari masyarakat yang ingin hadir dalam Pileg dan Pilpres yang akan datang.

“KPU dan DPRD bisa terus bersinergi terus bekerja sama. Kami pun tadi meminta secara terbuka kepada KPU untuk berkoordinasi dan berkomunikasi kepada kami termasuk kejadian-kejadian di lapangan kita menjaga di tahun politik ini bisa berjalan dengan baik dan kondusif. Kami yakin di Jawa Barat ini dengan silih asah asih dan asuh nya tidak akan terjadi sesuatu yang dikhawatirkan oleh banyak orang dan juga bukan yang termasuk rawan tinggi,” papar Ineu.

Ineu menghimbau kepada seluruh unsur pemerintahan dan element masyarakat untuk secara bersama-sama menciptakan kekompakan untuk menghadirkan situasi yang kondusif jelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres Tahun 2019 di Jawa Barat.

“Harus kita ciptakan bersama-sama, bagaimana KPU harus kompak, Forkompinda harus menjaga keamanan meyakinkan masyarakat bahwa pelaksaan Pileg dan Pilpres di Jawa Barat bisa berjalan aman, lancar, dan kondusif seperti harapan semua masyarakat di Jawa Barat,” ujar Ineu. (red/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here