BBM Naik, Sopir Angkot Bandung Malah Bersyukur

0

Bandung, Voiceofjabar.com – Tanggal 1 Juli 2018 lalu,  harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali naik. Namun, dampak kenaikan itu belum begitu terasa. Hal ini mengacu pada pengakuan sebagian sopir angkot di Kota Bandung. Alasannya, karena selama ini masih memakai premium.

“Kenaikan harga BBM, tidak ada pengaruhnya sama angkot karena yang naik itu pertamax dan angkot masih menggunakan BBM premium, jadi untuk pengaruhnya sih, belum ada,” ujar Atim (62) salah seorang sopir angkot di Terminal Tegalega, Bandung, Sabtu (7/7/2018).

Ia menyebut dampak kenaikan BBM baru akan terasa bagi para sopir angkot manakala pemerintah juga menaikkan harga premium.

“Kalau harga BBM naiknya secara keseluruhan premium, pertamax dan pertalite, mungkin baru akan terasa pengaruhnya,” katanya.

Kendati demikian, ia khawatir jika sewaktu-waktu kenaikan premium benar-benar terjadi. Bahkan ia resah jika premium menjadi langka keberadaannya. Mau tidak mau, kata dia, pertamax atau pertalite menjadi alternatif meski mahal.

“Ya, kalau misalkan premium susah didapat, terpaksa saya membeli pertamax atau pertalite,” tutupnya. (rn/voj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here