Baru Rencana, Disdik Kota Tasik akan Berdayakan Guru Seni dan Pengamen

0

Tasikmalaya, Voiceofjabar.com – Hidup tanpa seni itu sepi. Demikian pesan tersirat dalam acara Pelatihan Seni Musik dan Vokal bagi guru kesenian se-Kota Tasikmalaya, Rabu, (05/04) yang digelar Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk memacu potensi krearifitas anak di bidang seni musik dan vokal melalui pemberdayaan para guru kesenian. Hal itu diutarakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasik , H. Achdiat.

“Untuk hidup itu tidak hanya pinter IPA dan matematika, tetapi juga kompetensi. Di seni itu banyak ruang dan peluang yang bisa kita optimalkan. Sehingga dengan adanya peningkatan kompetensi para guru di bidang seni dan vokal setidaknya dia lebih faham, bisa memilih anak-anak mana saja yang bisa kita explore menjadi seorang seniman,”terangnya dalam Pelatihan Musik dan Vokal guru kesenian se-Kota Tasik, Rabu.

Ia berharap kegiatan tersebut mendapat dukungan  DPRD, dianggarkan khusus. Ia mencontohkan di Yogyakarta banyak seniman – seniman yang sudah terlatih karena dibimbing dan diarahkan. Kenapa tidak, kata dia, para pengamen yang ada di tiap stopan lampu merah diurus pakaiannya, karya lagunya dan direkomendasikan untuk  tampil di hotel-hotel.

“Salah kita juga tidak membina mereka, ya memang karena keterbatasan. Tapi ke depan insyaallah kita akan mengarahkannya,”ujarnya.

Di kesempatan sama, anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Muslim mengatakan program tersebut sebaiknya didukung oleh anggaran yang memadai. Ia menyebut akan berusaha agar program Dinas Pendidikan tersebut berjalan lancar dan akan diusulkan sebagai salah satu agenda pembahasan DPRD.

“Termasuk para pengamen jalanan juga akan dibina untuk sekolah musik.  Jadi pemerintah jangan hanya memikirkan masalah jembatan dan jalan saja tetapi manusia juga harus di perhatikan khususnya pengamen – pengamen yang identiknya pecinta musik,”jelasnya.

“Dalam pembahasan nanti di DPRD akan si bahas untuk anggaran pengadaan alat musik, dan akan di bawa ke Musrenbang,”tambahnya.

Salah seorang pembina musik Tasikmalaya, Kepler Sianturi menyatakan potensi guru kesenian di Kota Tasikmalaya perlu peningkatan. Yang pertama, kata dia,  banyak guru kesenian yang bukan berlatar belakang sarjana musik  melainkan karena dan kemauan untuk meningkatkan bakat musik sendiri .

“Oleh sebab itu kami lembaga kursus yang dalam hal ini visi misi kita salah satunya bagaimana mencerdaskan anak anak bangsa dengan melalui musik. Oleh karena itu kami kerjasama dengan dinas pendidikan dengan ini kami melatih guru guru kesenian kota tasikmalaya.  Ini baru ada 100 guru kesenian yang mengikuti karena memang terbatas dengan kemampuan kami,”jelasnya. (jang)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here