Asal Gak Neko-Neko, Nusron Persilahkan Partai Lain Gabung Dukung Duo DM

0

Bandung, Voiceofjabar.com – Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi tak mempermasalahkan posisinya jadi wakil gubernur. Sebab hal itu sudah menjadi tugas partai yang harus ia patuhi.

Ia menyadari bahwa Golkar sangat faham terhadap kenyataan politik hari ini. Namun yang terpenting, kata Dedi, spirit Golkar lebih mengutamakan totalitas pengabdian terhadap kepentingan publik, bangsa dan negara ketimbang sekedar mengincar posisi.

“Golkar memiliki pemahaman yang kuat, bahwa esensi seluruh kegiatan Golkar adalah untuk kepentingan publik. Sehingga, posisi dimana pun, jika memberikan kontribusi untuk masyarakat, enggak ada masalah. Posisi tinggi-tinggi tidak berkontribusi, buat apa,” kata Dedi melansir viva.co.id di Kantor DPP Partai Golkar, Jumat (05/01).

Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah I DPP Golkar Nusron Wahid mengatakan keputusan memaketkan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi sudah final berdasarkan pada mempertimbangkan banyak hal.

Langkah berikutnya, kata Nusron, meski telah memenuhi syarat menjadi bakal cagub dan cawagub, pasangan ini tetap membuka kemungkinan menerima dukungan dari partai lain.

Golkar tidak menutup ruang bagi partai lain untuk bergabung dalam koalisi dengan catatan tidak neko-neko. Nusron mengingatkan agar tak ada permintaan yang aneh-aneh dari parpol yang hendak bergabung mendukung Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi di Pilkada 2018 Jabar.

“Nggak peduli, cukup (dukungan bersama Demokrat). Kalau ada yang mau gabung ayo, tapi syarat untuk berlayar sudah cukup. Kalau PAN mau ikut ayo, PPP ayo, asal jangan neko-neko,” kata Nusron belum lama ini.

Sebelumnya, Deddy Mizwar menyebut dirinya sudah berkomunikasi intensif dengan Partai Amanat Nasional (PAN). Dia mengklaim partai ini berminat mendukung dirinya dan Dedi meski sebelumnya dikabarkan berkoalisi dengan Gerindra dan PKS di Pilgub Jabar.

“Beliau (Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN) minta tunggu 2-3 hari dari kemarin, Jadi tanggal 7 paling lambat beliau akan putuskan,” ujar Demiz

Usai resmi diusung Golkar dan Demokrat, pasangan 2DM itu berencana mendaftar ke KPU Provinsi Jawa Barat pada 9 Januari 2018. Mereka akan mendaftar sekitar pukul 15.30 WIB. (ty)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here