Anton Charliyan: Ciamis Harus jadi Teladan Demokrasi

0

 

Ciamis, Voiceofjabar.com –  Tahun depan, Kabupaten Ciamis menjadi salah satu peserta pemilihan kepala daerah. Tekait hal itu, terdapat sebuah catatan penting dari Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan untuk Ciamis khususnya.

Menurut Anton, Kabupaten Ciamis yang dulu bernama  Galuh, memiliki peradaban dan catatan sejarah sunda yang sangat bernilai. Di situ ada kerajaan Galuh yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Akan halnya, Anton berharap Ciamis menjadi kawasan percontohan dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi. Terutama pada momentum hajat pemilihan kepala daerah.

“Tatar Sunda merupakan cikal bakal demokrasi yang ada di Dunia. Munculnya Trias Politika itu sebenarnya bukan berasal dari barat tetapi dari sunda khususnya dari Galuh. Dengan adanya yudikatif, eksekutif, yudislatif, dimana dahulu juga para leluhur kita sangat menghormati proses demokrasi,”terangnya di sela kunjungannya ke situs sejarah Karangkamulyan Ciamis, Minggu (16/04).

Jika hari ini masyarakat Ciamis, umumnya masyarakat sunda tidak bisa berdemokrasi, gontok-gontokan, intimidasi, saling curiga, bahkan saling menjatuhkan, jelas Anton, artinya marwah demokrasi sudah tercoreng dan mengalami kemunduran.

“Kalau kita merasa Ki Sunda yang nyunda kita harus memberikan contoh dalam kedidupan berdemokrasi karena dahulu kerajaan galuh adalah merupakan salah satu teladan dalam berdemokrasi,”tandasnya.

Seperti diketahui, Provinsi Jawa Barat pada tahun 2018 akan kembali melakukan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dilaksanakan secara serentak di Kabupaten dan Kota, ditambah pemilihan gubernur (Pilgub) Jabar.

Di antaranya Kabupaten dan kota itu adalah Kabupaten Sumedang, Bogor, Purwakarta, Subang, Kuningan, Majalengka, Cirebon, Garut, Ciamis dan Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Bogor, Banjar, Bekasi, Cirebon dan Kota Sukabumi. (her)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here