Ahmad Najib Sosialisasikan Empat Pilar ke Warga Cileunyi

0

Bandung, Voiceofjabar.com – Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Ahmad Najib Qodratullah terus gencar mensosialisasikan empat pilar kebangsaan kepada masyarakat. Salah satunya terpantau di kawasan Cinunuk , Cileunyi, Kabupaten Bandung, Sabtu, 16 Maret 2019.

Dalam pemaparannya, Najib mengingatkan bahwa empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika merupakan penyangga utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara agar rakyat merasa nyaman, aman, tentram, dan sejahtera, serta terhindar dari berbagai macam gangguan.

“Jika keempat pilar ini diabaikan, maka bukan mustahil jati diri bangsa Indonesia lenyap tercerabut dan kita tak lagi mengenal siapa kita,”tegas Najib.

“Saya selaku wakil yang mengemban tugas ini merasa wajib untuk menyampaikan hal ini. Sebab, kita saat ini nyaris kehilangan identitas sebagai warga negara. Saling sikut dan saling menjatuhkan seolah sudah menjadi pemandangan biasa. Ini akibat nilai luhur dasar negara sudah pudar,”tambahnya.

 

Maka dari itu, dalam rangka memulihkan kembali kecintaan rakyat terhadap bangsa dan negara, sebagai kader partai serta wakil rakyat saat ini, Najib pun menyampaikan beberapa poin komitmen utama Partai Amanat Nasional sebagaimana yang tertuang dalam fakta integritas yang telah disepakati.

Di antaranya komitmen untuk membebaskan Indonesia dari jeratan korupsi dengan memperbaiki sistem penegakan hukum yang berkeadilan.

Dalam poin ini, kata dia, masyarakat dan terutama para calon anggota legislatif diingatkan agar waspada dengan korupsi.

“Ini komitmen kami, karena korupsi ini sudah membudaya dan mengakar. Melalui fakta integritas yang telah disepakati semua, kami harap ini menjadi sandaran bagi para caleg agar menjalankan amanat sesuai keharusannya,”tandasnya.

 

Hal lain yang juga mengemuka dalam tatap muka tersebut adalah soal perbaikan taraf kesejahteraan masyarakat melalui penerapan ekonomi syariah. Selain mengutamakan prinsip keadilan, bertransaksi secara syariah akan lebih menenangkan, jelas dan nyaman, tidak mendzolimi dan terdzolimi.

“Maka jangan heran, kalau sistem Ekonomi Syariah saat ini sedang digemari oleh masyarakat dunia, bahkan di negara yang mayoritas penduduknya non Muslim,”ujarnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here