2.593 Pelanggar Lalin Terjaring Razia Polreskab Tasik

0

Tasikmalaya, Voiceofjabar.com – Satlantas Polres Kabupaten Tasikmalaya mencatat sebanyak 2.593 pelanggar lalu lintas pada Operasi Patuh Lodaya 29 Agustus sampai 11 September 2019.

Mayoritas pelanggar adalah pengguna roda dua sebanyak 1.604 dan 230 roda empat. Dari total jumlah itu, 1.834 pelanggaran dijatuhi hukuman tilang. Sedangkan 759 pelanggaran hanya diberi teguran.

Rata-rata usia pelanggar roda dua anak di bawah umur karena belum punya SIM. Jumlahnya 764 pengendara. Sedangkan yang tak pakai helm sebanyak 261 orang.
“Sementara untuk pengemudi roda empat atau lebih itu akibat tidak menggunakan sabuk pengaman sebanyak 116 pengendara, ” papar Kasatlantas Polres Tasikmalaya AKP. Atik Siswanti kepada wartawan, Jumat (13/9/2019).

Jumlah pelanggaran Operasi patuh tahun 2019, kata Atik, mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2018 lalu. Pada 2018 lalu, ada 1.545 pelanggaran. Penilangan sebanyak 941 dan teguran sebanyak 604.

“Dibanding dengan tahun lalu justru ada kenaikan sekitar 67,83 persen. Semuanya didominasi penggunaan helm dan dibawah umur, ” papar Atik. (man)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here